Latest Post

Mengenal Piston Pada Mesin ASUS ExpertBook B5 Series: Laptop Bisnis Terbaik dengan Segudang Kelebihan

Perlu Anda ketahui, piston merupakan salah satu komponen penting yang jadi kunci performa mesin mobil.

Keberadaanya berfungsi sebagai penahan tekanan dari hasil pembakaran dan mengirimkan dalam bentuk gerakan putar ke poros engkol sehingga mesin bisa bekerja menggerakkan mobil.

Namun sayangnya, piston juga menjadi salah satu komponen yang sering mengalami kerusakan.

Karenanya penting bagi Anda untuk mengenal apa saja bagian yang ada pada piston serta cara merawatnya agar bisa memiliki daya pakai yang lebih lama. Simak artikel ini untuk mengetahui caranya!

Mengenal komponen piston

Agar mengetahui jika piston pada mobil mulai bermasalah, Anda harus pahami dulu komponen dan bagian-bagian pada piston.

Tujuannya untuk mengetahui fungsi setiap komponennya dan cara tepat untuk merawatnya. Berikut adalah komponen yang biasa terdapat pada piston:

Ring Piston

Ring piston merupakan sebuah lingkaran yang terletak pada sisi dinding dan ring groove piston. Bentuknya menyerupai gelang yang terbuat dari baja berkualitas tinggi.

Ring piston memiliki 3 bagian yaitu atas, bawah dan tengah. Pada bagian atas biasa disebut dengan kompresi satu, sementara bagian tengah kompresi dua dan bagian bawah adalah ring oil.

Komponen ini berfungsi untuk mencegah terjadinya kebocoran kompresi ketika proses pembakaran sedang berlangsung. 

Ring Oil

Tak hanya mencegah agar oli tidak masuk ke bagian pembakaran, ring oil juga membantu agar dinding silinder tetap bersih dari oli ketika piston sedang bekerja dan terus bergerak.

Ring oil  terdiri dari 2 jenis pegas yaitu segment dan integral yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan sekaligus pelumas piston dan liner.

Ring Kompresi

Bagian ini berfungsi untuk menahan antara udara dan bahan bakar ketika proses kompresi sedang berlangsung.

Tujuannya agar tidak terjadi kebocoran di bagian bawah piston. Biasanya, mesin mobil memiliki 2 ring kompresi yang terdapat di bagian atas dan tengah piston.

Celah Piston

Pada piston dan dinding silinder biasanya terdapat beberapa celah yang disebut dengan piston clearance atau celah piston.

Celah berukuran 0,02-0,12 mm inilah yang akan mencegah terjadinya pemuaian pada ukuran diameter piston ketika proses pembakaran yang membuat piston bekerja cepat dan semakin panas.

Pena Piston

Fungsi dari bagian ini adalah sebagai penghubung dan penyalur tenaga dari piston ke batang piston.

Lewat pena piston gerakan bolak-balik dari piston akan menjadi gerak putar pada bagian poros engkol.

Komponen ini biasa terbuat dari bahan baja berkualitas tinggi yang tahan tekanan berat.

Bagian dalamnya memiliki lubang agar mengurangi berat berlebih saat bekerja dan kedua ujungnya dapat tertahan oleh pena torak.

Ada empat jenis pena piston yang biasa digunakan, yaitu Tipe Bolted, Press Fit, Fixed dan Full Floating.

Snap Ring

Komponen ini terletak pada pin piston. Bentuknya seperti cincin tipis dan berfungsi untuk mengunci piston agar tidak mudah bergerak keluar dan menimbulkan kerusakan.

Snap Ring ada 2 jenis yaitu Snap ring tipe hole (H) dan Snap Ring tipe Shafting (S). Keduanya memiliki bentuk berbeda dan cara kerja pada piston yang berbeda pula. 

Batang Piston

Batang piston merupakan komponen kunci agar piston bekerja optimal. Batang piston merupakan penghubung antara pit piston dan poros engkol.

Ia memiliki 2 lubang yang saling berkaitan yaitu poros engkol dan tempat pit piston. Bagian ini berfungsi untuk mengubah gerakan lurus bolak balik menjadi gerakan berputar pada poros engkol piston.

Tips Merawat Komponen Piston Mobil

Untuk menjaga agar piston pada mobil tetap awet dan komponen di dalamnya dapat terus berfungsi dengan baik, ada beberapa perawatan yang bisa dilakukan.

Pertama, periksa kondisi piston terutama saat terlihat sudah kotor. Lepaskan piston pada mesin dan merendamnya dengan cairan pembersih.

Perhatikan juga apakah terdapat masalah pada piston seperti aus atau karatan, sebab kedua masalah ini bisa membuat perpindahan panas jadi kurang optimal dan apabila memaksa piston bekerja dengan kondisi seperti ini akan membuat mesin mudah panas dan mengeluarkan asap.

Perhatikan masa pakai seluruh komponen tak terkecuali ring piston. Karena ukurannya yang kecil dan sifatnya yang slow moving, kadang keberadaan ring piston terlupakan.

Padahal, dampaknya signifikan pada mesin jika terjadi kerusakan.

Cara mudah untuk membuat ring piston awet, tidak mudah rusak dan mesin tidak rewel adalah merawat piston dengan oli yang standarnya sesuai mesin. Pergantian oli tersebut dilakukan secara berkala.

Cara lain jika Anda mengalami kendala pada piston, tentunya Anda bisa membawanya ke bengkel terdekat untuk melakukan service.

Lakukan pengecekan piston setidaknya 6 bulan sekali agar kondisinya tetap terjaga dan terhindar dari pembengkakan biaya servis ketika piston rusak parah.

Jika ingin perawatan terbaik atau service mesin mobil terutama bagian piston, Anda bisa langsung membawanya ke bengkel resmi Suzuki terdekat.

Bengkel resmi Suzuki akan memberikan layanan maintenance berkala dengan suku cadang kualitas terbaik dan teknisi yang profesional berpengalaman.

Rate this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.